Pertama saya akan membahas tentang Windows Vista terlebih dahulu. Microsoft meluncurkan Windows Vista pada 8
November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30
Januari 2007 untuk pengguna rumahan. Dengan
demikian, peluncuran Windows Vista ini berjarak lebih dari lima tahun sejak
peluncuran Windows XP pada 25
Oktober 2001. Windows vista sering dianggap sebagai produk gagal dari
Microsoft karena banyaknya kesalahan
pada produk ini. Seperti waktu pengembangan yang sangat lama, perjanjian
lisensi yang lebih ketat, penambahan beberapa teknologi yang bertujuan
membatasi penyalinan media digital terlindungi, dan penggunaan teknologi
keamanan User Account Control yang baru. Para peninjau jugs mencatat beberapa
kemiripan antarmuka Aero pada Vista dengan sistem operasi milik Apple, Mac OS
X, terutama penggunaan efek transisi. Lebih jauh lagi, beberapa orang
mempertanyakan komputer personal yang memenuhi persyaratan perangkat keras
"Vista Premium Ready" dan harga Vista. Departemen-departemen I.T sebagian besar mengacuhkan Vista. Pada bulan
Juni (18 bulan setelah peluncuran Vista), riset Forrester melaporkan bahwa
hanya 8.8% komputer-komputer perusahaan seluruh dunia yang menggunakan Windows
Vista.Sumber1, sumber2
Produk gagal yang kedua adalah PSP Go. PSP
Go, merupakan perangkat
game portable dari sony yang di rilis pada oktober 2009, produk ini dinyantakan
kurang laku dan gagal di pasaran. Awalnya Sony mengira bahwa mengalihkan pasar video
game PSP ke dalam format digital melalui PSP Go adalah ide yang bagus.
Kenyataannya perangkat tersebut tidak mendapat sambutan hangat dari para gamer.
Hilangnya kemampuan untuk memainkan game dengan UMD disc ternyata dipandang
sebagai nilai negatif. Selain itu, desain tubuh yang ekstra ramping dengan
mekanisme slider justru mengundang berbagai pertanyaan mengenai
kenyamanan penggunaannya. Alhasil, penjualan perangkat gaming portabel yang
satu ini pun jauh dari kata “laris manis”. Penjualan PSP Go sejak awal dirilis bulan
Oktober 2009 tidak mengagumkan sama sekali. Hanya berhasil menjual kurang dari
20 ribu unit di tanah kelahirannya sendiri, Jepang, pada tahun 2010. Hal ini
sudah cukup menunjukkan kegagalan produk ini. Kekurangan lainnya ialah ukuran
layar yang lebih kecil dari PSP
sebelumnya, baterai yang tidak bisa di lepas oleh user, dan lagi harga yang di
anggap terlalu mahal untuk konsol yang memiliki banyak kekurangan. Karena
kegagalan ini Sony mengumumkan menghentikan produksi dari PSP GO untuk jepang
dan Eropa, tapi mereka akan tetap memproduksi untuk wilayah Amerika Utara.sumber1, sumber2, sumber3.
Dua produk tadi merupakancontoh produk yang gagal di pasaran walaupun mereka punya nama besar. Kalau dilihat dari du contoh tadi saya beranggapan bahwa penyebab kegagalan dua produk itu adalah masalah peralihan teknologi. Dalam Windows, kasus Vista bisa juga disamakan seperti kegagalan Windows Me, yang merupakan peralihan dari Windows 2000 ke Windows XP. Karena itu banyak yang bilang kalau Vista merupakan Windows Me yang ke dua, karena sama sama dianggap produk gagal.
0 komentar:
Posting Komentar